Published On: Wed, May 10th, 2017

Diperlengkapi Untuk Melakukan KehendakNya

loading...

Maka Allah damai sejahtera, yang oleh darah perjanjian yang kekal telah membawa kembali dari antara orang mati Gembala Agung segala domba, yaitu Yesus, Tuhan kita, kiranya memperlengkapi kamu dengan segala yang baik untuk melakukan kehendak-Nya, dan mengerjakan di dalam kita apa yang berkenan kepada-Nya, oleh Yesus Kristus. Bagi Dialah kemuliaan sampai selama-lamanya! Amin.” Ibrani 13:20-21

loading...

hidup-kudus

Pernahkah Anda bertemu dengan seseorang atau beberapa mungkin, yang mengerti bahwa mereka dipanggil Tuhan untuk melakukan sesuatu tetapi mereka selalu merasa bahwa tidak memiliki ukup kemampuan untuk melakukannya dan selalu berkata kepada Tuhan, “Saya tidak bisa, Tuhan.”? Tahukah Anda bahwa hal semacam ini adalah bentuk pemberontakan kita kepada Tuhan? Tindakan tersebut menyatakan bahwa Allah tidak memiliki kemampuan untuk memperlengkapi Anda dan saya serta menyatakan bahwa melakukan kehendak Allah di bumi dilakukan berdasarkan kemampuan manusiawi kita.

Ketika dipanggil untuk membebaskan bangsa Israel dari perbudakan di Mesir, Musa mengeluh kepada Allah dengan mengatakan bahwa dia bukanlah orang yang tepat untuk melakukan tugas tersebut dan memberikan alasan bahwa ia tidak pandai berbicara di depan orang. (Keluaran 4:10). Tuhan menekankan pada Musa bahwa Ia tidak hanya sanggup untuk memperlengkapi dia untuk menjadi pemimpin, tetapi juga akan tetap menggenapi rencana & kehendakNya dengan atau tanpa keikutsertaan Musa.

Allah adalah Pribadi yang memberi kemapuan kepada kita untuk hidup dalam kehendakNya. Inilah janji Ilahi dariNya; yaitu apabila kita percaya kepadaNya dan melangkah dalam ketaatan, maka Ia akan memberi tahu apa yang harus kita lakukan serta memberi kekuatan kepada kita untuk menyelesaikan panggilan tersebut dan menggenapi rencana dan kehendakNya.

“karena Allahlah yang mengerjakan di dalam kamu baik kemauan maupun pekerjaan menurut kerelaan-Nya.” Filipi 2:13

Ayat di atas seharusnya meyakinkan kita untuk tidak perlu takut karena kita tidak akan pernah melakukan apa yang Tuhan percayakan kepada kita dengan kemampuan kita sendiri. Ia sendiri yang melakukannya melalui kita. Allah tidak akan menyuruh kita melakukan sesuatu tanpa memperlengkapi kita dengan kemampuan untuk melakukan panggilanNya tersebut. Apapun panggilan yang Allah percayakan kepada kita, Ia pasti akan memperlengkapi kita sehingga kita mampu melakukannya sesuai dengan kehendakNya

Sebagai pengikut Kristus yang sejati, inilah yang harus kita lakukan ketika kita tahu bahwa Allah meminta kita untuk melakukan sesuatu:

Pertama, katakan “Ya” pada panggilanNya

Kedua, ijinkan Dia untuk menggenapi rencanaNya melalui kehidupan kita. Ia tidak akan pernah mengecewakan kita.

Ketika kita melihat karyaNya melalui hidup kita, hal itu akan membuat iman kita kuat dan membawa kita selangkah lebih maju pada proses yang kita jalani untuk menjadi serupa dengan gambaran Putra TunggalNya, Tuhan Yesus Kristus.Jadi, hari ini, siapkah Anda dan saya untuk menerima panggilan dari Allah dan menggenapi rencanaNya melalui kehidupan kita?

“Sebab semua orang yang dipilih-Nya dari semula, mereka juga ditentukan-Nya dari semula untuk menjadi serupa dengan gambaran Anak-Nya, supaya Ia, Anak-Nya itu, menjadi yang sulung di antara banyak saudara.” Roma 8:29

loading...

Sumber : intouchdotorg/pelitahidup.com

About the Author

-