Published On: Thu, Mar 2nd, 2017

Buat Apa Takut Hadapi Masa Depan

loading...

Baca: Mazmur 125:15

Orangorang yang percaya kepada TUHAN adalah seperti gunung Sion yang tidak goyang, yang tetap untuk selamalamanya.” Mazmur 125:1

loading...

iman

Berita-berita yang simpang siur hampir setiap hari kita dengar, baik itu dari televisi dan media sosial, tak bisa disalahkan jika semua orang merasa takut dan kuatir menghadapi hari esok. Sebagai anak-anak Tuhan kita tidak perlu mempunyai sikap sama dengan mereka, “Karena masa depan sungguh ada, dan harapanmu tidak akan hilang.” (Amsal 23:18). Hari esok memiliki kesusahannya sendiri (baca Matius 6:34), karena itu kita tidak perlu dipusingkan memikirkan keadaan hari esok dengan dihantui oleh berbagai hal yang membuat takut dan kuatir, apalagi rasa takut dan kuatir itu sampai melampaui iman kita kepada Tuhan kita Yesus Kristus.

Sekalipun dunia dipenuhi dengan goncangan-goncangan di segala bidang kehidupan, tetapi “…kita menerima kerajaan yang tidak tergoncangkan, marilah kita mengucap syukur dan beribadah kepada Allah menurut cara yang berkenan kepada-Nya, dengan hormat dan takut.” (Ibrani 12:28), karena penyertaan Tuhan atas kita sampai kepada kesudahan zaman (baca Matius 28:20b). Marilah kita menjalani hidup ini dengan sikap yang optimis: “…hidup kami ini adalah hidup karena percaya, bukan karena melihat…” (2 Korintus 5:7). Hidup karena percaya berarti melangkah dengan iman karena kita bukan lagi mengandalkan kekuatan sendiri, melainkan mengandalkan Tuhan dan berserah kepada pimpinan-Nya. Jangan pernah menjalankan kehidupan sehari-hari tanpa melibatkan Tuhan dan meminta penyertaan-Nya dalam segala hal. Mungkin hari-hari yang kita lalui seperti berada di lembah bayang-bayang maut. Kita tidak perlu takut karena Tuhan beserta kita. “Sekalipun aku berjalan dalam lembah kekelaman, aku tidak takut bahaya, sebab Engkau besertaku; gada-Mu dan tongkat-Mu, itulah yang menghibur aku.” (Mazmur 23:4).

Tanpa terasa kita sudah melewati hari-hari berat di sepanjang kehidupan kita. Tanpa penyertaan Tuhan kita tidak akan pernah sampai di hari ini. Karena itu tetaplah mengucap syukur di segala keadaan! Mari kita songsong hari esok dengan memiliki tekad untuk hidup benar, dan jangan lagi bermain-main dengan dosa, sebab Tuhan pasti akan membuat ‘pembedaan’ antara orang benar dan orang fasik.

loading...

“Diberkatilah orang yang mengandalkan TUHAN, yang menaruh harapannya pada TUHAN!” Yeremia 17:7

About the Author

-